Mengenal Jenis – Jenis Reksadana

Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Karena reksa dana berisi kumpulan dari beberapa efek, maka berinvestasi dalam reksa dana mempunyai keunggulan istimewa, yaitu diversifikasi. Diversifikasi akan menurunkan resiko investasi yang dihadapi nasabah.

Kelebihan lain dari berinvestasi dalam reksa dana adalah kemudahan. Selain membantu nasabah membuat keputusan investasi, manager investasi juga melakukan penyelesaian transaksi dan pembukuan, manajemen resiko, transaksi jual beli efek, dan kegiatan-kegiatan lainnya sebagaimana telah diatur oleh Bapepam di dalam 10 fungsi yang harus dijalani oleh manajer investasi.

Kemudahan lain berbanding Saham adalah ; untuk memperbaiki Portfolio kita hanya perlu melakukan Investasi rutin secara berkalam dan melakukan top up regular saat terjadikoreksi di Market.

Untuk memulai investasi dalam reksa dana, biasanya ada minimum dana yang diperlukan. Seluruh informasi penting tentang sebuah reksa dana, termasuk jumlah setoran awal, dijelaskan dalam propektus reksa dana tersebut.

Reksa Dana terdiri dari beberapa kategori sesuai dengan jenis aset yang dikelola. Berikut ini adalah beberapa jenis reksa dana terbuka:

Reksa Dana Saham

menempatkan sedikitnya 80% dari keseluruhan investasi pada saham yang terdaftar. Umumnya, fokus reksa dana ini adalah apresiasi modal jangka panjang. Reksa Dana Saham merupakan pilihan yang sesuai untuk investasi jangka panjang karena dapat memberikan imbal hasil yang tinggi dengan ketentuan dana awal yang rendah. Panin Asset Management menawarkan dua pilihan Reksa Dana Saham, yaitu Panin Dana Maksima dan Panin Dana Prima.

Reksa Dana Pendapatan Tetap/Obligasi

menempatkan sedikitnya 80% dari keseluruhan investasi dalam efek yang bersifat hutang, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, agen pemerintah, maupun korporasi. Tujuan reksa dana ini adalah memberikan laju pendapatan tetap kepada pemodal. Reksa Dana Obligasi memberikan imbal balik yang lebih tinggi daripada suku bunga di pasar uang, baik dalam investasi jangka pendek, menengah, maupun panjang. Reksa dana ini cukup dipengaruhi oleh tingkat suku bunga, di mana harga obligasi dapat turun seiring dengan kenaikan tingkat suku bunga. Panin Asset Management menawarkan dua pilihan Reksa Dana Pendapatan Tetap, yaitu Panin Dana Utama Plus 2 dan Panin Dana Gebyar Indonesia 2.

Reksa Dana Campuran

menempatkan investasi dalam gabungan efek ekuitas, obligasi, dan surat-surat berharga lainnya. Tujuan reksa dana ini adalah memberikan pendapatan dan pertumbuhan yang stabil bagi pemodal. Reksa Dana Campuran umumnya memberikan pertumbuhan lebih tinggi daripada Reksa Dana Obligasi, dengan tingkat volatilitas yang lebih rendah daripada Reksa Dana Saham. Reksa dana ini sesuai untuk pemodal yang ingin berinvestasi pada saham dan obligasi sekaligus dalam sebuah sarana investasi. Panin Asset Management menawarkan tiga pilihan Reksa Dana Campuran, yaitu Panin Dana Unggulan, Panin Dana Bersama Plus dan Panin Dana US Dollar.

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana Pasar Uang menempatkan investasi pada efek hutang jangka pendek seperti sertifikat deposito, surat berharga komersial, dan SBI. Jenis reksa dana ini tidak mengenakan biaya pembelian maupun penarikan, dan bertujuan untuk menghasilkan laju pendapatan sambil menjaga tingkat likuiditas. Panin Asset Management menawarkan satu pilihan Reksa Dana Pasar Uang, yaitu Panin Dana Likuid.

Baca juga : 9 Tips Memilih Reksadana

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *