Pegang saham jangka panjang, masih rasional ? (1)

Ada seorang pembeli buku saham Analisa Fundamental bertanya kepada saya , berikut pertanyaannya :

pak lim ada yg bilang kalau beda jaman maka beda ceritanya kalau selama ini kit srkl lihat banyak diposting dimana kayak bufet dulu invest saham dari 1 dolar perlembar skrg st 35 tahun perlembar jadi 100 dolar kira2 kalau skrg ini kita melakukan apakah hal itu masih terjadi soalnya lho pak ada saham yg keliatane bagus’ eh dalam 13 tahun yah naik turun kayak roler coaster bukanya untung malahan buntung menurut saya bisakah memberikan suatu pencerahan pak lim tks sebelumnya pak 

Bagi pembeli buku saham, salah satu fasilitas yang saya berikan adalah keanggotaan dalam forum pembeli buku sehingga di forum itu, para pembaca buku bisa berdiskusi mengenai topik – topik yang dirasa kurang dipahami, dan juga bisa membahas tentang Investasi.

Jawaban saya di forum Klub Saham Analisa Fundamental di FB adalah :

Menurut saya tidak semua saham bisa di simpan untuk jangka waktu yang benar – benar lama. Ada saham yang memang industrinya bersifat BERSIKLUS / Cyclical dan saham industri – industri seperti ini tidak bisa dijadikan investasi jangka panjang, misalnya  adalah seperti KOMODITAS (Coal, Cpo, Logam, energy) SEBAGUS APAPAUN saham seperti ini, tidak bisa dipegang sangat lama, apalagi 35 tahun.  Juga  saham sektor teknologi yang sangat bergantung dari inovasi, tidak bisa dipegang untuk jangka panjang. Kalaupun mau pegang dalam jangka panjang, tidak bisa dibiarkan dalam posisi yang tidak di awasi. Harus selalu di awasi. Berikut saya tampilkan beberapa chart saham yang dulu dianggap sebagai saham yang bagus, namun saat ini berada jauh di bawah harga tertingginya. 

ADRO
ADRO

ADRO perusahaan tambang batu bara , tahun 2008 harganya sempat mendekati 1800, kemudian turun ke bawah 500, naik lagi ke 2900 dan saat ini hanya 800, itupun mulai naik, setelah sebelumnya sempat turun ke 680.

BUMI
BUMI

BUMI perusahaan tambang batu bara , salah satu saham yang paling di agung – agungkan tahun 2008, bahkan dikatakan saham sejuta umat, tahun 2008 harganya sempat 8750 saat ini hanya 480 per saham ,mendekati level trendahnya di tahun 2008 yaitu 385.

Tambahan, baca

http://bei5000.com/2012/10/03/analisa-fundamental-right-issue-bumi/

http://bei5000.com/2012/08/29/bumi-oh-bumi-2-valuasi-hanya-140-per-saham/

antm
antm

ANTM tambang nikel dan emas, tahun 2008 pernah 5400, saat ini hanya 1300, setela sebelumnya sempat turun ke 970.

Bukan hanya perusahaan di Indonesia, di Amrik lebih parah lagi, dalam setahu terakhir AAPL / Produsen iPhone sahamnya telah turun dari $700 ke $400 , saat ini $500. BBRY / Produsen blackberry, harga sahamnya telah turun dari $140 dan saat ini hanya $10 per saham. Sementara produsen Nokia / NOK tahun 2000 harga sahamnya sempat $56 per saham, dan saat ini hanya sekitar $4 per saham.

Kalau kita lihat kasus perusahaan komoditas, cukup simpel, karena perusahaan komoditas menjual komoditasnya dalam bentuk KONTRAK yang mengikuti harga internasional, sehingga ketika harga komoditasnya naik, maka perusahaan komoditas bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa. Sementara jika terjadi sebaliknyam jika harga komoditas turun, perusahaan tidak punya kuasa untuk menaikan harga jual komoditasnya. Sehingga bagi saya investasi jangka panjang di perusahaan komoditas adalah sesuatu hal yang sangat tidak masuk di akal.

baca : http://bei5000.com/2013/06/06/adro-tak-bisa-dianalisa-fundamental/

Sementara untuk kasus perusahaan teknologi, dapat kita lihat contoh nyata dalam 10 tahun terakhir, dimana dulu NOKIA adalah penguasa pasar handphone di Indonesia , bahkan ada julukan HP sejuta umat harga saham Nokia naik tinggi , kemudian nokia dalam beberapa tahun saja kalah dengan blackberry (saham nokia turun) , BB dalam beberapa tahun  penjualan naik pesat (harga saham BB naik), muncul iphone yang memukul penjualan dan harga saham BB hingga turun 90%, kemudian muncul Androind yang memukul penjualan dan harga saham iPhone..

Disini point saya adalah, ada perusahaan – perusahaan yang tidak bisa dimasukan dalam katergori investasi jangka panjang karena sifat dari bisnis yang mereka jalani bukan tipe bisnis yang akan terus bersinar dalam jangka panjang. Mining, terlalu bergantung harga internasional yang selalu berubah – ubah, sementara teknologi terlalu bergantung pada inovasi yang harus terus menerus, kalah inovasi maka langsung hancur.

 

 

Ingin lebih lanjut lagi belajar tentang analisa fundamental

Bisa baca Buku Analisa Fundamental yang saya tulis, info lebih lanjut :

http://bei5000.com/bukufundamental/

Read more: http://bei5000.com/#ixzz2cRNnyry8

 

MICE Untuk Investasi Jangka Panjang

Selamat pagi pembaca sekalian.

Berhubung karena koneksi internet saya masih  belum bener, makanya belum bisa upload gambar. Sementara hanya bisa pakai tulisan dulu aja. Di twitter ada yang bertanya tentang saham yang bisa untuk investasi jangka panjang. Paling tidak setahun hingga dua tahun, bahkan lima tahun ke depan. Dan saya menemukan ada satu yang cukup menarik yaitu MICE.

MICE adalah salah satu saham yang sudah memberikan pada saya keuntungan yang sangat banyak, dulu saya ingat pernah beli di kisaran 400an dan jual di 600an, walau harus menunggu sekitar satu tahun. Dan jika anda baca tulisan saya tentang Rencana investasi dan trading jangka panjang, maka keuntungan 50% dalam setahun adalah keuntungan yang sangat besar. Bahkan termasuk kategori luar biasa

Continue reading MICE Untuk Investasi Jangka Panjang

Rencana Investasi dan Trading Jangka Panjang(2)

Selamat malam teman – teman sekalian….

Melanjutkan tulisan saya yang lalu tentang rencana investasi dan trading jangka panjang edisi pertama, kali ini saya akan mencoba melanjutkan. Jika di edisi pertama lebih ditekankan pada kondisi, jika saham yang telah di investasikan telah mencapai bahakn melebihi target awal, dan kemudian ditradingakn, kali ini akan sebaliknya. Sebaliknya, bukan berarti berlawanan.

Di edisi kali ini kita akan lebih banyak membahas tentang hasil trading yang kemudian di investasikan. Atau mungkin sebagian hasil trading dibuat menjadi modal untuk trading berikutnya dan sebagian lagi dibelikan saham untuk investasi. Tujuannya adalah untuk mengurangi resiko trading. Misal seperti pada edisi pertama dana untuk trading adalah Rp. 50.000.000 dengan target keuntungan adalah 30%. Strategi yang saya pikir bagus adalah ketika target sudah tercapai, maka dana hasil trading bisa dipindahkan menjadi dana untuk investasi.

Continue reading Rencana Investasi dan Trading Jangka Panjang(2)

Rencana Investasi dan Trading Jangka Panjang(1)

Selamat pagi pembaca sekalian dan selamat ber-akhir pekan.

Kita semua tentu menginginkan suatu masa depan yang baik. Tidak ada seorang pun yang menginginkan masa depan yang suram. Anda trading maupun investasi tentu semuanya anda lakukan demi mendapatkan suatu kondisi masa depan yang lebih baik daripada kondisi saat ini. Saya pun juga begitu.

Ada pepatah mengatakan bahwa “if you dont plan, you plan to fail” jika anda tidak memiliki rencana maka anda sedang berencana untuk gagal. Sebuah rencana akan membantu anda untuk mencapai tujuan jangka panjang. Salah satu caranya adalah dengan memecah tujuan jangka panjang anda menjadi langkah – langkah (tujuan) jangka pendek.

Jangankan perjalanan hidup, anda mau ke mall saja, memerlukan perencanaan. Misal panasin mobil dulu, keluar gerbang perubahan, masuk grebang tol, keluar gerbang tol yang lain, bayar toll, belok kiri, belok kanan, masuk ke mall, masuk ke parkiran, cari parkiran, parkirnya harus parkir mundur, dan lain sebagainya. Dengan perencanaan, langkah anda untuk mencapai tujuan akan jauh lebih mudah dan jauh lebih cepat daripada tanpa perencanaan. Bahkan bisa saja tujuan tidak akan tercapai jika tanpa perencanaan yang baik. .

Continue reading Rencana Investasi dan Trading Jangka Panjang(1)